Back to Kompasiana
Artikel

Muda

Aziz Bachtiar Cendekiawan

Mahasiswa Ilmu Komunikasi UIN Sunan Kalijaga, Owner EAZY Group (Apple Reseller & Eazy Clothing), freelance selengkapnya

Tips Mengisi Liburan Positif untuk Mahasiswa

OPINI | 15 January 2013 | 15:02 Dibaca: 1548   Komentar: 0   0

Memasuki pertengahan bulan Januari, dimana hampir semua universitas memasuki masa liburan tengah semester. Liburan panjang merupakan sesuatu yang ditunggu-tunggu oleh mahasiswa. Setelah menjalani satu semester di perkuliahan di kampus dan beberapa kegiatan mahasiswa yang lain. Apalagi setelah menghadapi ujian akhir semester (UAS) yang cukup menguras otak, meluangkan waktu untuk melakukan hal-hal yang berbeda dengan kegiatan biasanya menjadi wajib untuk beberapa mahasiswa. Nggak hanya stay at kos aja. Banyak kok kegiatan positif untuk mahasiswa saat liburan. Kegiatan yang tidak hanya merefresh pikiran kita namun kita dapat manfaat lain selain itu. Di bawah ini saya akan mencoba membagi tips memanfaatkan waktu liburan positif untuk mahasiswa

Kerja Sampingan

Untuk kamu yang pengen liburan untuk menambah uang saku, kerja sampingan (part time) merupakan opsi yang tepat. Kerja part time bagi mahasiswa banyak tersedia biasanya di restoran menjadi waiter atau di beberapa supermarket biasanya menjadi kasir atau menjadi penjaga warnet untuk sementara waktu, tidak terikat kontrak dan sangat flexible. Enak kan, selain dapat pengalaman kerja, dapat uang sakut juga, bias untuk nraktir pacar tercinta.

Magang

Opsi ini sangat bermanfaat karena biasanya sebelum ujian skripsi magang di sebuah perusahaan menjadi keharusan. Untuk magang, biasanya kita perlu memasukkan proposal sebelumnya. Tapi hal ini bukan masalah, konsultasikan dulu tempat magang sebelumnya kepada dosen pembimbing kamu. Enak kan, kita sudah magang sebelum teman-teman dan ketika teman sibuk magang kita sudah selesai.

Mengembangkan Hobi

Setiap orang pasti punya hobi, apalagi mahasiswa. Bisa menari, menyanyi, fotografi dan lain-lain. Hobi ini bisa dikembangkan saat liburan, kita punya banyak waktu untuk mengembangkan, bisa bersama teman-teman, sekaligus untuk refreshing. Atau kita bisa ikut kursus singkat untuk lebih mendalami hobi kita. Bisa jadi hobi kita merupakan keahlian kita. Selain senang, kita juga punya kelebihan. Jika hobi ini bisa mendatangkan penghasilan, hal ini tentu lebih bermanfaat. Bukankah enak kalau kita mengerjakan sesuatu yang kita kerjakan tapi dapat uang?

Travelling

Jika kamu suka jalan-jalan, travelling saat liburan panjang merupakaan opsi yang sangat tepat. Tidak harus jauh-jauh, bisa jalan-jalan dalam kota terlebih dahulu. Ajak teman-teman biar rame. Buat acara dalam jalan-jalan tersebut. Ada yang menjadikan travelling sekaligus menjadi ajang reuni dengan teman lama, disini kita bisa saling mengeratkan tali silaturahmi, dapat manfaat double. Tapi jika kamu pengen jalan-jalan keluar kota, siapkan bekal yang cukup. Pelajari tujuan agar tidak tersesat. Tanya kepada yang sudah pernah kesana. Manfaat backpacker keluar kota ini bisa mengasah kemandirian kita dan mengetahui budaya baru tentang kota tujuan.

Memperbanyak Relasi

Sebagai mahasiswa, kamu pasti harus memperbanyak relasi. Relasi atau jaringan ini sangat berguna jika sudah memasuki dunia kerja. Dengan banyak teman atau relasi, kita jadi enak dan tidak merasa berada di dunia sendirian. Nah, manfaatkan momen liburan kali ini untuk memperbanyak relasi. Ikuti komunitas yang ada di sekitarmu. Banyak komunitas positif di kalangan mahasiswa. Membaurlah dengan mereka, ajak ngobrol, sharing dan saling bertukar pengalaman. Pasti ada hal seru yang akan didapat!.

Pulang Kampung

Untuk kamu yang kuliahnya jauh dari kampong halaman, ini lah opsi yang mungkin paling pengen dilakukan saat liburan. Rasa kangen dengan orang tua, saudara dan kampong halaman adalah hal yang harus dihadapi setiap hari oleh mahasiswa rantau. Jika serasa tidak ada beberapa rencana untuk kerja part time, magang, backpakeran dll, rencakanlah pulang kampong untuk mengunjungi keluarga. Orang tua pasti akan sangat senang jika anaknya yang sedang kuliah jauh-jauh meluangkan waktu untuk kembali. Rencakanlah secara matang karena biasanya untuk pulang kampung membutuhkan biaya yang tidak sedikit, misalnya untuk membeli tiket kereta atau tiket pesawat.

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Kekecewaan Penyumbang Pakaian Bekas di …

Elde | | 25 October 2014 | 12:30

Rafting Tidak Harus Bisa Berenang …

Hajis Sepurokhim | | 25 October 2014 | 11:54

10 Tanggapan Kompasianer Terhadap Pernikahan …

Kompasiana | | 25 October 2014 | 15:53

Dukkha …

Himawan Pradipta | | 25 October 2014 | 13:20

Ayo, Tunjukkan Aksimu untuk Indonesia! …

Kompasiana | | 09 September 2014 | 16:24


TRENDING ARTICLES

Jokowi Bentuk Kabinet Senin dan Pembicaraan …

Ninoy N Karundeng | 8 jam lalu

Kursi Gubernur Ahok dan Ambisi Mantan Napi …

Zulfikar Akbar | 13 jam lalu

Jangan Musuhi TVOne, Saya Suka Tendangan …

Erwin Alwazir | 14 jam lalu

Jokowi Ajak Sakit-sakit Dulu, Mulai dari …

Rahmad Agus Koto | 14 jam lalu

Gayatri, Mahir Belasan Bahasa? …

Aditya Halim | 18 jam lalu


HIGHLIGHT

Resep Kerupuk Seblak Kuah …

Dina Purnama Sari | 8 jam lalu

“Sakitnya Tuwh di Sini, di …

Handarbeni Hambegja... | 8 jam lalu

Kabinet Stabilo …

Gunawan Wibisono | 8 jam lalu

Sofyan Djalil dan Konsep yang Belum Tuntas …

Edy Mulyadi | 8 jam lalu

Dikelilingi Nenek-nenek Modis di Seoul, …

Posma Siahaan | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: