Back to Kompasiana
Artikel

Muda

Cewek Matre vs Cowok Kere

OPINI | 27 September 2013 | 16:16 Dibaca: 1159   Komentar: 8   3

Beberapa hari yang lalu saya sedikit tersungging nyengir bibir saya setelah melihat obrolan teman-teman di chat.Dimulai dari seorang lelaki yang mengeluarkan statemen “Cewek matre kelaut aje,” kemudian di sambut seorang wanita yang membalas stetemennya ” Hanya cowok kere yang bilang cewek matre.”

Melihat saling sahut antara teman saya itu membuat sayangakak kagak jelas :D. Kemudian saya merenung, Mengapa harus ada olok-olok cewek matre kelaut aje? Kalau tidak suka dengan cewek matre kenapa tidak mencari yang lain dan kenapa harus juga di olok? Menurutku tidak ada masalah dengan matre, sah sah saja. Sama juga dengan seorang cowok yang mencari wanita cantik. Sama-sama memiliki kepentingan tapi beda hasil. Dimana cewek matre untuk memperbaiki ekonomi, sementara sang cowok mencari cewek cantik guna memperbaiki keturunan (semua cowok emang gitu, hanya melihat fisiknya :D ).

Tapi…. ada tapinya lo. Matre adalah pilihan dan sebuah pilihan tentu ada konsekuensinya, bisa baik juga bisa buruk. Rata-rata (tidak ada survey, hanya insting seorang lelaki) cewek matre bukanlah pilihan bagi seorang lelaki namun hanya sekedar permainan.Sehingga disini bisa dilihat siapa yang lebih pintar memainkan peran, ketika sang cewek lebih pintar maka dia akan beruntung, namun ketika sang cowok yang jauh lebih jago, tentu nasibnya tak akan jauh beda dengan para gadis-gadis A fathonah :)

Dalam kehidupan di sekitar kita, sudut pandang setiap orang berbeda.Perbedaan sudut pandang ini bisa dilihat dari berapa usia orang yang menilai.Ketika sang penilai adalah remaja abg, faktor penilaiaan adalah paras/fisik. Sementara ketika orang yang berumur menilai, faktor utama adalah ekonomi. Sehingga

“Wah cantik banget pasangannya, tapi kok cowoknya ngak begete ya?”
“eh gitu-gitu cowoknya pejabat penting lo.”
‘pantes”( wajar)

“Wah pasabngan serasi ya, cewek dan cowoknya ganteng.”
“Tapi sayang cowoknya pengangguran.”
“walah” (gag wajar)

Dari ilustrasi di atas, secara tidak sadar kita telah menyuburkan bibit matre, sehingga jangan salahkan Eneng yang terpukau oleh Some One yang melakukan kontroversi hati kepadanya.Tuntutan kehidupan berupa pergaulan serta orang tua yang menginginkan kehidupan yang lebih baik pada anaknya turut menumbuhkKan bibit matre, dan matre bukanlah suatu dosa, tetapi jika berlebihan juga bisa berakibat fatal.Selain itu kenyataannya virus matre ini tidak hanya menjangkit kaum hawa, para kaum adam juga terlihat gelagat matre walau tidak nyata. So cewek matre kelaut aje udah gag jaman dan hanya cowok kere yang bilang cewek matre :D (Kalo ini bukannya saling olok jadinya :D)

Selain statement dia atas, satu lagi statemen yang sering saya temui

“Semua cowok itu sama, brengsek, hidung belang. penghianat”

Seolah-olah ia telah memacari semua cowok, namun ketika di kenalkan cowok baik ia berkata “Aduh dia bukan tipeku” LOL

Lah bagaimana nasibnya mau berubah lawong yang dicarai tipenya sama “bad boy”. Katanya “yang elu kenalin ngak beken n terkenal, kayaknya culun gitu.” Kalau begitu statemen “semua cowok sama,” perlu di edit menjadi ” semua cowok tipe aku sama, semua brengsek” :lol:

Ok deh, sampai disini dulu tulisan saya, see u next time :D

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Reportase Festival Reyog Nasional XXI Hari …

Nanang Diyanto | | 21 October 2014 | 17:45

Rodhi, Pelukis Tunadaksa Ibu Negara, Titisan …

Maulana Ahmad Nuren... | | 21 October 2014 | 17:36

[BALIKPAPAN] Daftar Online Nangkring bersama …

Kompasiana | | 02 October 2014 | 11:00

Kok, Jokowi Lari di Panggung? …

Gatot Swandito | | 21 October 2014 | 10:26

Apakah Kamu Pelari? Ceritakan di Sini! …

Kompasiana | | 25 September 2014 | 11:05


TRENDING ARTICLES

Siapa Sengkuni? Amien Rais, Anda Atau Siapa? …

Erwin Alwazir | 9 jam lalu

Anang Hermansyah Hadiri Pesta Rakyat, Ahmad …

Sahroha Lumbanraja | 9 jam lalu

Jokowi Membuatku Menangis …

Fidiawati | 10 jam lalu

Makna Potongan Tumpeng Presiden Jokowi bagi …

Kanis Wk | 10 jam lalu

Sttt… Bos Kompasiana Beraksi di …

Dodi Mawardi | 12 jam lalu


HIGHLIGHT

Bersih Dusun Playen I dan II dari Kirab …

Tulus Jokosarwono | 7 jam lalu

“Ketika Rintik Hujan Itu Turun di …

Asep Rizal | 8 jam lalu

Inilah Pemenang Blog Reportase Test Ride …

Kompasiana | 8 jam lalu

Taman Lalu Lintas Bandung yang Sepi …

Dewilailypurnamasar... | 8 jam lalu

Teawalk: Olahraga Sederhana yang Menyehatkan …

Dewilailypurnamasar... | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: