Back to Kompasiana
Artikel

Muda

Pakde Kartono

Sayang istri, sayang anak, makanya disayang Allah

[Malam Minggu] Esek-esek di Rumah Kosong

OPINI | 18 May 2013 | 19:53 Dibaca: 3957   Komentar: 21   0

Malam minggu adalah malam yang panjang, yang pelajar dan mahasiswa besok tidak masuk sekolah dan kampus, yang karyawan besok tidak masuk kantor. Sehingga malam ini bisa jalan-jalan dengan pasangan sampai subuh menjelang, tidak perlu takut besok bangun siang, karena besok adalah hari minggu, hari libur, hari tenang, hari yang enak untuk berenang, apalagi berenang dengan om senang atau tante girang, terserah mau berenang di kolam renang atau di ranjang, habis berenang di kasi uang, uangnya banyak sampai sekeranjang, membikin hati girang, walaupun badan agak meriang, karena semalaman telanjang, dari tengkurap sampai telentang, kadang malah agak melintang, yang penting om bisa senang atau tante bisa girang.

Aku ingat malam minggu yang lalu, aku dan teman-teman jalan keliling kota. Kita keliling kota naik motor, untuk mencari udara segar. Kita berencana mau nongkrong di jalanan pinggir pantai seperti di pantai Losari kalo di Makasar, atau pantai melawai kalo di Balikpapan. Sebelum sampai di pantai tujuan, gak sengaja lewat rumah kosong, kita melihat ada 3 pasang anak muda turun dari mobil masuk ke rumah kosong itu.

Apa yang mereka perbuat? Kita penasaran, kita tunggu sampai setengah jam, gak sabar akhirnya kita datangi rumah kosong tersebut. Alangkah kagetnya, kita mengintip dari balik kaca jendela, mereka semua telanjang dan tak mengenakan sehelai benang pun. Mereka melakukan hubungan intim dengan bebasnya di rumah kosong itu, tidak ada rasa sungkan, apalagi malu.

Aku hampir tak percaya dengan apa yang kulihat didepan mata, ingin menggerebek mereka supaya berhenti kami kurang berani, ingin pergi dari situ karena jijik melihat pemandangan di depan mata, kami gak sampai hati, sayang pertunjukan gratis nan indah disia-siakan. Benar-benar bonus dimalam minggu yang cerah itu, mendapat tontonan esek-esek di rumah kosong, padahal jika di Belanda atau Jerman kita harus membayar mahal untuk menonton Live Show seperti itu.

Wkwkkwkwkkwkkwkwkkwkwkkwk
Selamat malam minggu rekan-rekan

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Hikayat Baru Klinting di Rawa Pening …

Dhanang Dhave | | 24 April 2014 | 14:57

Uniknya Gorila Bule di Pusat Primata …

Dzulfikar | | 24 April 2014 | 14:49

Kota: Kelola Gedung Parkir atau Hunian …

Ratih Purnamasari | | 24 April 2014 | 13:59

Arloji Sang Jenderal dan Si Putri …

Subagyo | | 24 April 2014 | 09:52

Mengenal Infrastruktur PU Lewat Perpustakaan …

Kompasiana | | 21 April 2014 | 15:12


TRENDING ARTICLES

Di Mana Sebenarnya MH370? Waspada Link …

Michael Sendow | 6 jam lalu

Bila Separuh Gaji Karyawan Memang untuk …

Agung Soni | 9 jam lalu

Demam Masha and Bear, Lagi-lagi Film Animasi …

Heru Andika | 13 jam lalu

Senayan, Panggung Baru Para Artis… …

Iswanto Junior | 15 jam lalu

Nasib Capres ARB (Ical Bakrie) dan Prabowo …

Mania Telo | 15 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: