Back to Kompasiana
Artikel

Muda

Pakde Kartono

Sayang istri, sayang anak, makanya disayang Allah

[Malam Minggu] Esek-esek di Rumah Kosong

OPINI | 18 May 2013 | 19:53 Dibaca: 3975   Komentar: 21   0

Malam minggu adalah malam yang panjang, yang pelajar dan mahasiswa besok tidak masuk sekolah dan kampus, yang karyawan besok tidak masuk kantor. Sehingga malam ini bisa jalan-jalan dengan pasangan sampai subuh menjelang, tidak perlu takut besok bangun siang, karena besok adalah hari minggu, hari libur, hari tenang, hari yang enak untuk berenang, apalagi berenang dengan om senang atau tante girang, terserah mau berenang di kolam renang atau di ranjang, habis berenang di kasi uang, uangnya banyak sampai sekeranjang, membikin hati girang, walaupun badan agak meriang, karena semalaman telanjang, dari tengkurap sampai telentang, kadang malah agak melintang, yang penting om bisa senang atau tante bisa girang.

Aku ingat malam minggu yang lalu, aku dan teman-teman jalan keliling kota. Kita keliling kota naik motor, untuk mencari udara segar. Kita berencana mau nongkrong di jalanan pinggir pantai seperti di pantai Losari kalo di Makasar, atau pantai melawai kalo di Balikpapan. Sebelum sampai di pantai tujuan, gak sengaja lewat rumah kosong, kita melihat ada 3 pasang anak muda turun dari mobil masuk ke rumah kosong itu.

Apa yang mereka perbuat? Kita penasaran, kita tunggu sampai setengah jam, gak sabar akhirnya kita datangi rumah kosong tersebut. Alangkah kagetnya, kita mengintip dari balik kaca jendela, mereka semua telanjang dan tak mengenakan sehelai benang pun. Mereka melakukan hubungan intim dengan bebasnya di rumah kosong itu, tidak ada rasa sungkan, apalagi malu.

Aku hampir tak percaya dengan apa yang kulihat didepan mata, ingin menggerebek mereka supaya berhenti kami kurang berani, ingin pergi dari situ karena jijik melihat pemandangan di depan mata, kami gak sampai hati, sayang pertunjukan gratis nan indah disia-siakan. Benar-benar bonus dimalam minggu yang cerah itu, mendapat tontonan esek-esek di rumah kosong, padahal jika di Belanda atau Jerman kita harus membayar mahal untuk menonton Live Show seperti itu.

Wkwkkwkwkkwkkwkwkkwkwkkwk
Selamat malam minggu rekan-rekan

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Belajar Tertib Anak-anak Jepang di Taman …

Weedy Koshino | | 01 September 2014 | 14:02

Karet Loom Bands Picu Kanker …

Isti | | 01 September 2014 | 20:48

Manajemen Pergerakan dan Arah Perjuangan …

Jamesallan Rarung | | 01 September 2014 | 22:12

Florence …

Rahab Ganendra | | 01 September 2014 | 19:09

9 Kompasianer Bicara Pramuka …

Kompasiana | | 01 September 2014 | 13:48


TRENDING ARTICLES

Ratu Atut [Hanya] Divonis 4 Tahun Penjara! …

Mike Reyssent | 5 jam lalu

Pak Jokowi, Saya Jenuh Bernegara …

Felix | 11 jam lalu

Dilarang Parkir Kecuali Petugas …

Teberatu | 12 jam lalu

Ini Kata Rieke Dyah Pitaloka …

Uci Junaedi | 13 jam lalu

Ini Pilihan Jokowi tentang Harga BBM …

Be. Setiawan | 13 jam lalu


HIGHLIGHT

Tentang “Tuhan Membusuk” …

Lintang Mahindra | 8 jam lalu

Sehat ala Rasulullah Saw …

Abdul Wahid | 8 jam lalu

Walikota Kota Bogor Bima Arya Sugiarto …

Hakeem Elfaisal | 8 jam lalu

Guru (di) Indonesia …

Inne Ria Abidin | 8 jam lalu

“Remember Me” …

Ruby Astari | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: