Back to Kompasiana
Artikel

Muda

Arra Itsna Yusuf

Setidaknya, dengan menulis, "Aku menghadirkan diri, meski kau anggap aku mati" (Ani Rohimah)

Pintu Ajaib Doraemon

OPINI | 17 May 2013 | 09:38 Dibaca: 651   Komentar: 6   0

Doraemon punya kantung ajaib.

Sewaktu-waktu kucing luar angkasa itu (wah, bener nggak tuh sebutannya? :)) akan memberikan sahabat manusianya, Nobita sebuah pintu. Doraemon mengklaim itu sebagai Pintu ajaib. Nobita akan leluasa pergi kemana ia suka, kemana ia mau. Bahkan ia bisa mengajak serta kawan-kawannya menjelajah waktu di luar pintu ajaib itu.

Pintu Ajaib Doraemon.

Bagiku, itulah makna buku. Menurutmu? Pasti kamu punya makna sendiri, bukan?

Seperti halnya pintu ajaib Doraemon, maka aku adalah Nobita :). Dengan membaca buku, aku akan pergi kemana aku suka dan kemana pun aku inginkan.

Apa pun jenisnya, baik karya sastra, fiksi atau ensiklopedi sekalipun tetap sama di mataku, sebagai ‘pintu ajaib Doraemon’.

Kegiatan membaca itu seperti menjelajah waktu dan suasana. Apalagi jika yang dibaca sarat makna. Maka bukan hanya perjalanan melintasi alam yang akan kita temukan, melainkan juga penjelajahan yang akan memperkaya batin.

Selama perjalanan, sebagai penjelajah yang jeli, tentu kita akan temui banyak hal menarik dan mengagumkan.

Bagi yang hobi baca fiksi, tentu selama ‘penjelajahannya’ akan bertemu banyak tokoh. Ia akan singgah di berbagai tempat dan mengais hikmah dari tiap peristiwa.

Belum lagi jika kita hobi membaca buku sejarah dan ensiklopedia. Bayangkan betapa (akan) kayanya pikiran, hati dan jiwa kita selepas perjalanan menembus pintu ajaib Doraemon.

Membaca adalah kegiatan yang menyenangkan, andai saja niatan kita tanpa paksaan.

Betapa baiknya orang tua dan para pengajar yang memperkenalkan ‘pintu ajaib’ kepada anak-anaknya sejak dini. betapa beruntungnya anak-anak itu. Kelak mereka akan tahu betapa berharga arti membaca.

Manfaat membaca itu luar biasa, kan? Setuju, tidak?

Membaca buku, membaca kehidupan.

Mari, kita buka pintu ajaib. Mari kita sama-sama menjelajah waktu, menjelajah dunia. Jika Doraemon tak mau meminjamkannya, kita buat saja pintu ajaib kita sendiri…. :)

Selamat Hari Buku!

Selamat membaca!1368854670856718534

Sumber Gambar: rhaloki.wordpress.com

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Australia Jawara Piala Asia 2015 …

Achmad Suwefi | | 31 January 2015 | 18:50

Penyimpangan Perilaku Penyelenggara Siaran …

Budiyanto | | 31 January 2015 | 16:50

Sitkom ini Tertawakan Jokowi? …

Sahroha Lumbanraja | | 31 January 2015 | 20:33

Di Indonesia Olah Raga Masih Dianggap …

Den Bhaghoese | | 31 January 2015 | 15:40

Dari Undangan Diskusi di Kompasiana TV; …

Subronto Aji | | 31 January 2015 | 08:45


TRENDING ARTICLES

Titik Temu, Catatan Kritis untuk Mata Najwa …

Mahi Baswati | 7 jam lalu

Siapa Adu Domba Jokowi dan Megawati? …

Nusantara Link | 8 jam lalu

Menyorot Sisi Humanitas Kisruh Sawito, Samad …

Nararya | 9 jam lalu

Abraham Samad di Ujung Tanduk …

Inesya Sisca | 9 jam lalu

Niat Jokowi Tidak Akan Torehkan Cacat …

Den Bhaghoese | 13 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: