Back to Kompasiana
Artikel

Muda

Erri Subakti

"Menulis untuk Menulis."

Ancaman ‘Jomblo’ Seumur Hidup

REP | 14 May 2013 | 07:36 Dibaca: 1222   Komentar: 68   12

Sebanyak satu juta enam ratus dua puluh ribu lima ratus (1,620,500) laki-laki jomblo terancam jomblo seumur hidup…

Ini karena jumlah perbandingan laki-laki dan perempuan di Indonesia ternyata jauh lebih banyak laki-laki (119,630,913), dibanding jumlah perempuan (118,010,413).

Disarankan untuk para ‘jomblowan’ tidak pindah ke negara-negara di bawah ini:

1. India, rasio laki-laki dan perempuannya : 112 anak laki-laki untuk setiap 100 anak perempuan. (Tidak heran jika ada perkawinan poliandri di negara ini, 1 perempuan menikah dengan 5 laki-laki bersaudara kandung)

2. Vietnam, 112 laki-laki dengan 100 perempuan.

3. China, hampir 120 anak laki-laki untuk 100 anak perempuan.
(di beberapa tempat bahkan 130 anak laki-laki untuk 100 perempuan)

4. Azerbaijan, Georgia dan Armenia, Serbia dan Bosnia. Rasio kelahirannya lebih dari 115 anak laki-laki untuk 100 anak perempuan.

5. Arab, juga termasuk negara yang jumlah laki-lakinya lebih banyak dari jumlah perempuan. (Yah.. nasib deh kalo jadi TKI yang jomblo di sana… hehehehe… :) buruan pulang.. kawinin Markonah…)

Dengan demikian maka untuk laki-laki yang sudah menemukan pasangannya, buruan kawin..! Persaingan amat ketat…

Masalah cocok atau gak cocok, ya dicocok-cocokin aja dulu….

Karena kadang perkawinan itu seperti poni Andika kangen Band, meski gak cocok tapi kudu dipaksain juga… :)

So das ist leben…

*Catatan: ada sih jumlah perempuan yang melimpah… tapi di atas usia 65 tahun… :)

13685321661641122753

gambar: dok. Tuty Yosenda

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Bertemu Dua Pustakawan Berprestasi Terbaik …

Gapey Sandy | | 30 October 2014 | 17:18

Asiknya Berbagi Cerita Wisata di Kompasiana …

Agoeng Widodo | | 30 October 2014 | 15:40

[YOGYAKARTA] Daftar Online Nangkring bersama …

Kompasiana | | 02 October 2014 | 11:06

Paling Tidak Inilah Kenapa Orangutan …

Petrus Kanisius | | 30 October 2014 | 14:40

“Nangkring” bareng Tanoto …

Kompasiana | | 27 October 2014 | 10:31


TRENDING ARTICLES

Pramono Anung Menjadi Satu-satunya Anggota …

Sang Pujangga | 7 jam lalu

Mba, Pengungsi Sinabung Tak Butuh …

Rizal Amri | 10 jam lalu

Muhammad Arsyad Tukang Sate Luar Biasa, Maka …

Opa Jappy | 13 jam lalu

DPR Memalukan dan Menjijikan Kabinet Kerja …

Sang Pujangga | 13 jam lalu

Pemerintahan Para Saudagar …

Isk_harun | 13 jam lalu


HIGHLIGHT

Pengampunan Berisiko (Kasus Gambar Porno …

Julianto Simanjunta... | 7 jam lalu

Si Jangkung Tokyo Sky Tree …

Firanza Fadilla | 8 jam lalu

Pompadour …

Yulian Muhammad | 8 jam lalu

Mantan Pembantu Mendadak PD, Berkat Sudah …

Seneng | 8 jam lalu

Luka …

Ukonpurkonudin | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: