Back to Kompasiana
Artikel

Muda

Ittihadul M

Manusia yang selalu haus akan kebaikan diri dan mencari jalan lurus untuk menuju syurga abadi selengkapnya

Zuhud

OPINI | 09 May 2013 | 08:56 Dibaca: 192   Komentar: 0   0

Izhad fid dunya yuhibbakalloh Berzuhudlah didunia maka alloh akan mencintaimu Maqom mahabbah adalah kedudukan yang tinggi, tapi tidak meudah untuk mendapatkannya , apalagi kita hidup didunia, perlu dunia dan bergelut dengan dunia dan tidak bisa melepas dunia itulah derajat bagi orang yang bisa berzuhud didunia ini. Namun sebetulnya apa arti yang sesungguhnya tentang zuhud itu, apakah orang yang berpakaian compang camping, atau orang yang makan satu kali sehari atau yang bagaimana?. Jadi Zuhud itu bukan membenci dunia, tidak butuh dunia, itu adalah arti yang salah. Zuhud adalah Zuhud dliddu Roghbah (Sangat cinta/ Kesemsem):Zuhud itu kebalikan dari sangat cinta /kesemsem Tarkurroghbati fiddunya :meninggalkan kecintaan yang sanagat didunia ‘Adamut tamalluk bid dunya :tidak kumantil dengan dunia ‘Adamut takallub alaiha :Tidak berebutan dunia seperti berebutnya anjing ketika melihat tulang Kalau bilang zuhud pasti ada kaitanyya dengan cinta dunia, ya dari sini kita akan tau sebenarnya yang dimaksud dengan cinta dunia itu apakah orang orang kaya saja ? ternyata tidak orang miskin pun banyak yang cinta dunia, buktinya ia dalam mencari rizki dia melupakan kewajiban ibadah dikaenakan obsesi besarnya terhadap hartabenda. hakikat dunia adalah apa yang kita makan maka akan hilang,apa yang kita pakai maka akan rusak. dan orang kaya hakekatnya¬† adalah laisal ghina an katsrotil arodl walakinnal ghina ghinannafsi kalo kita jagi orang kya atau miskin jangan sperti berikut,ghinan mutghiya (kekayaan yang menghantarkan melakukan melampaui batas,faqron munsiya (kefakiran yang melupakan alloh)¬† dan harta kita yang sesungguhnya adalah amwalukum ma qodamtum wam taroktum falil warotsah: hartamu adalah apa yang kamu suguhkan kepada alloh,dan harta yang kamu tinggalkan maka itu bagian untuk ahli warismu . akibat hubbuddunya adalah al wahn:kecemas,ketakutan,kegelisahan

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Jokowi Bilang Akun FB dan Twitter …

Himam Miladi | | 28 January 2015 | 08:27

Kasus KPK dan Polri, Pengalihan Isu …

Masluh Jamil | | 27 January 2015 | 20:11

5 Unsur Komisioners KPK Yang Akan Datang …

Hendrik Riyanto | | 28 January 2015 | 00:12

Hukuman Mati : Kacamata Kuda Pengacara …

Ronny Noor | | 28 January 2015 | 06:08

Guru Itu Mudah Depresi …

Guntur Cahyono | | 27 January 2015 | 22:25


TRENDING ARTICLES

Beda Cara Hendropriyono dan Megawati …

Irvan Af | 4 jam lalu

Internal PDIP Pura-pura Saling Berantem …

Pebriano Bagindo | 5 jam lalu

Usulan Tim Independen pada Jokowi …

Elde | 7 jam lalu

Tommy Soeharto Keluar dari Sarang: Membawa …

Sutrisno Budiharto | 9 jam lalu

Benarkan Demi Mengamankan Megawati, KPK …

Gatot Swandito | 11 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: