Back to Kompasiana
Artikel

Muda

Heri Widyatno

I am male.I live in Jl.kp.rawa sari I RT 01/05, cipayung jaya, cipayung, depok. I am selengkapnya

Perubahan, Dari Mana Memulainya?

OPINI | 08 April 2013 | 16:54 Dibaca: 369   Komentar: 0   0

Setiap dari kita mungkin telah menggadang-gadang dan ingin melakukan perubahan pada pola hidup kita menuju kearah yang lebih baik dengan terus mengacu untuk mendapatkan kesuksesan didalam hidup ini. Akan tetapi mungkin beberapa dari kita mengalami kesulitan untuk memulainya karena memang kita tidak tahu dan bahkan bingung dengan persoalan-persoalan yang telah membelit aktivitas harian kita. Dibawah ini ada beberapa langkah awal untuk melakukan perubahan kecil didalam hidup kita:

Pertama, mulailah perubahan dari diri sendiri. Kita jangan menganjurkan hal-hal besar untuk orang lain didalam merubah kehidupannya; justru hal yang paling baik ialah kita memulai perubahan tersebut dari diri pribadi kita. Kita harus berupaya untuk mengintropeksi diri pribadi dengan melakukan beberapa perenungan-perenungan sederhana dimalam hari. Dan mengeksekusinya dikeesokan harinya. Apa yang harus saya rubah dari diri saya, jika anda masih membuang sampah sembarangan jangan berpikir untuk mengubah pola hidup orang lain. Anda harus mampu mengubah kebiasaan buruk membuang sampah sembarang itu terlebih dahulu. Karena jika anda sendiri belum mampu untuk mengubah pola kehidupan buruk diri anda sendiri, bagaimana anda bisa merubah perilaku buruk orang lain? Jadi, melakukan perubahan harus diawali dari diri sendiri terlebih dahulu.

Selanjutnya, perubahan itu dimulai dengan melakukan perubahan dari hal-hal yang kecil saja. Jika tadi anda selalu membuang sampah sembarangan, maka yang harus anda lakukan sekarang adalah menanamkan asumsi bahwa membuang sampah sembarangan akan merugikan diri saya dan diri orang lain. Sehingga tahapan perubahan kecil yang harus anda lakukan yaitu dengan tidak membuang sampah sembarangan lagi, tetapi sudah harus membuang sampah pada tempatnya. Itulah hal kecil yang jika dibiasakan akan menjadi kebiasaan yang mudah untuk dilakukan.

Tahapan yang terakhir yaitu melakukan perubahan mulai saat ini. Jangan menunda-nunda melakukan perubahan. Terlebih lagi perubahan kearah yang baik atau positif. Langsung melakukannya mulai saat ini juga. Langsung rubah perbaikan itu tanpa banyak pertimbangan. Banyak diantara kita yang suka menunda-nunda kegiatan baik. Hal tersebut sangat tidak baik untuk dituruti; sehingga mengambil responsible untuk langsung mengeksekusi perubahan yang baik mesti dilakukan. Karena jika kita menunda-nunda maka hasilnya juga akan tertunda. Jika langsung dilakukan maka hasilnya juga akan dapat dirasakan secara langsung.

Dari tiga tahapan perubahan yang dimulai dari diri pribadi, melakukan perubahan-perubahan kecil, dan melakukan perubahan mulai saat ini juga, merupakan tiga tahapan awal yang baik kiranya untuk dieksekusi dan diikuti guna mendapatkan hasil dari perubahan tersebut secara nyata. Nantinya mudah-mudahan kita dapat memperbaiki kehidupan kita pribadi dulu, baru kita mengajak orang lain untuk juga melakukan perubahan didalam kehidupan ini. Mulai dari membuang kebiasaan buruk yang kecil menjadi kebiasaan baik yang kecil akan mendorong setiap pribadi kita untuk berubah. Berubah mulai saat ini. Berubah melalui eksekusi.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Agnezmo Masuk Final Nominasi MTV EMA 2014, …

Sahroha Lumbanraja | | 16 September 2014 | 19:37

60 Penyelam Ikut Menanam Terumbu Karang di …

Kompas Video | | 16 September 2014 | 19:56

“Penjual” Perdamaian Aceh …

Ruslan Jusuf | | 16 September 2014 | 17:33

Musim Semi di Australia Ular Berkeliaran …

Tjiptadinata Effend... | | 16 September 2014 | 15:54

Ibu Rumah Tangga, Profesi atau Bukan? …

Mauliah Mulkin | | 16 September 2014 | 13:13


TRENDING ARTICLES

Ahokrasi, Tepat dan Harus untuk Jakarta …

Felix | 8 jam lalu

Norman K Jualan Bubur, Tampangnya Lebih Hepi …

Ilyani Sudardjat | 8 jam lalu

Suparto, Penjahit Langganan Jokowi …

Niken Satyawati | 11 jam lalu

Ganggu Ahok = Ganggu Nachrowi …

Pakfigo Saja | 12 jam lalu

Kabinet Jokowi-JK Terdiri 34 Kementerian dan …

Edi Abdullah | 14 jam lalu


HIGHLIGHT

“Aku Bukan untuk Si Kaya, Tapi untuk …

Muhammad Samin | 7 jam lalu

Pemandangan di Tepian Sungai Batanghari …

Aryani_yani | 7 jam lalu

Fitur-fitur Wireshark …

Haidar Erdi | 7 jam lalu

Monolog Kebaikan …

Ari Dwi Kasiyanto | 7 jam lalu

Nasib Rakyat Negeri Keledai …

Asmari Rahman | 7 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: