Back to Kompasiana
Artikel

Muda

Sherlyna Celin Halim

Saya seorang Mahasiswi di salah satu perguruan tinggi di Jakarta.Saya memiliki hobi menulis dan Filatelis.Kiranya selengkapnya

Jangan Hianati Cinta

REP | 28 February 2013 | 03:53 Dibaca: 444   Komentar: 0   0

Efek nonton sinetron tengah malam,jadi ada ide nulis lagi. Sebenarnya cinta jika dinikmati itu rasanya benar-benar sempurna,tetapi jika cinta hanya untuk disakiti akan tersimpan luka yang mendalam.Demikian dengan sinetron tengah malam yang aku nonton di Indosiar.Awal hubungan yang harmonis,tetapi di kala godaan menerpa timbullah penghianatan.kenapa hal seperti ini terjadi.Karena kebahagiaan semata yang membuat cinta harus terlukai. Sungguh tragis jika harus menyingkirkan orang-orang yang semula awal kebahagiaan kita. Harmonisasi cinta terhianati karena perselingkuhan untuk mencapai kebahagiaan yang hanya sementara.Melihat Sinetron dan dunia nyata saàt ini terkadang sering terjadi.Tapi itu semua kembali pada sifat dasar manusia itu sendiri.Apakah mereka mencintai seseorang itu berasal dari lubuh hati terdalam atau karena harta kekayaan yang melimpah.Cinta memang sensitif,tapi coba pahami lebih dasar tentang cinta yang sebenarnya. Ketulusan Cintalah menjadi warna abadi di dalam hidup. Jangan pernah bermain api cinta jika tak mau dilukai.Miliki air cinta yang senantiasa menyejukkan hati dan perkataan kita. Lakukan semuanya dengan ketulusan tanpa penghianatan. Salam cinta di dini hari.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Keluarga Pejabat dan Visa Haji Non Kuota …

Rumahkayu | | 30 September 2014 | 19:11

Me-“Judicial Review” Buku Kurikulum …

Khoeri Abdul Muid | | 29 September 2014 | 22:27

Spongebob dalam Benak Saya …

Ire Rosana Ullail | | 30 September 2014 | 16:48

Sepak Bola Indonesia Kini Jadi Lumbung Gol …

Arief Firhanusa | | 30 September 2014 | 15:58

Ayo, Tunjukan Aksimu untuk Indonesia! …

Kompasiana | | 09 September 2014 | 16:24


TRENDING ARTICLES

Indahnya Teguran Allah …

Nduk_kenuk | 9 jam lalu

Kumpulan Berbagai Reaksi Masyarakat …

Elvis Presley | 11 jam lalu

Asian Games Incheon: Kagum atas Pelompat …

Hendi Setiawan | 13 jam lalu

UU Pilkada, Ahok dan Paham Minoritas …

Edi Tempos | 14 jam lalu

People Power Menolak Penghapusan Pilihan …

Daniel Setiawan | 14 jam lalu


HIGHLIGHT

Smartphone dan Pribadi Boros Energi …

Dian Savitri | 8 jam lalu

Gerakan Indonesia Menulis; Mencari Nilai …

Rendra Manaba | 8 jam lalu

Pegawai BRI Beraksi Bak Debt Collector …

Rusmin Sopian | 8 jam lalu

Tradisi dan Teknologi …

Susy Haryawan | 8 jam lalu

Pisah Sambut Kejari Singaparna …

Asep Rizal | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: