Back to Kompasiana
Artikel

Muda

Mimpi Digigit dan Dikejar Ular Pertanda Jodoh Datang?

OPINI | 14 November 2012 | 20:43 Dibaca: 90757   Komentar: 26   3

Siapa yang tidak pernah mimpi bertemu ular, pasti semuanya pernah memimpikannya. Kebanyakan seseorang yang mengartikan mimpi ular sebagai pertanda jodoh ketika terbangun dari mimpi akan merasa ketakutan tetapi saat kondisi mulai sadar ketakuta berubah menjadi kegembiraan. Perasaan gembira, senang serasa mendapat undian, berbunga-bunga membayangkan jodoh akan datang,

Suatu kepercayaan yang entah berantah datangnya dari mana bahwa mimpi bertemu ular itu berati jodoh. entah siapa penyebar tafsir ini, tetapi tafsir yang tidak diketemukan di kitab manapun ini telah membumi di tanah jawa.

“eh semalam aku mimpi di gigit ular, artinya apa ya?” seorang yang bermimpi tanya pada temannya

“wah kamu mau dapat jodoh cuy” kata sopir angkot

“ciyus???”

“katanya sih begicuuu”

sunyum semerbak hati berbunga-bunga walaupun punya pacar tapi kalau lebih ganteng yang ini, ya Allhamdulillah katanya dalam hati.

Tibalah sang pemimpi di kampus, kabar mimpi semalam tak akan lupa untuk dibagi-bagi dan siapa tahu jodohnya teman di kampus, saat lagi menunggu dosen dan bergerombol dengan teman-teman kabar gembira itu tak luput untuk disiarkan

“hai semalam aku bermimpi d kejar-kejar ular dan digigit, apa ea artinya?”

“wah kau mau dapat jodoh sist”

“yesss” dalam hai berucap dan mulai clingak-clinguk mencari jodoh sapa tahu di kampus yang sama

setelah kuliah selesai, pulang deh ke kostan tapi sang pemimpi masih penasaran sama mimpinya dan tak lupa update status

“tadi malam akyuh mimpi ketemu ular, aduuhh di kejal kelam dan digigit idungkyuh”

komentar 1 dari akyuh tiIId44kk aL4yy : “kamue moe dap4t juod00h kaleee”

komentar 2 dari t3w3k tcuk4H pINk : “ciee cieee selamat eaa mau dapat jodoh kayaknya”

komentar 3 dari power ranger merah : “semoga jodohnya sejenis. amiin”

komentar 4 dari Axu Inginbahagia WalauTanpamuh (namanya saja super galau hmm) “selamat eahh”

yang punya statuspun menjawab “matatih teman teman temua tetuali powel landhel ai lopee jouu alll”

Dalam hati berucap “akhh hari ini beautipul day” padahal sebenarnya sama tiada beda dari hari kemarin, cuma bedanya semalam mimpi ular dan katanya akan bertemu jodoh tetapi ketemu juga orang yang sama kayak kemarin, cuma hari ini sopir angkotnya berkumis kemarin tidak.

cerita di atas hanyalah fiksi belaka dan yang mungkin akan kita temui saat seseorang teman kita bermimpi ular.

Secara ilmu pengetahuan atau pemikiran, mimpi itu berasal dari pikiran bawah sadar kita. Sewaktu kita lahir, mata kita terbuka dan sebenarnya memori otak kita telah merekam apa yang kita lihat dan apa yang kita dengar namun setelah kita dewasa akan cenderung melupakannya. Walau kita melupakan tetapi memori yang sudah terekam msih tersimpan di dalam Alam bawah sadar kita. semisal, kita bermimpi dikejar-kejar orang gila yang wajahnya tidak kita kenal dan tidak pernah kita jumpai di dunia nyata, maka kemungkinan sewaktu kita kecil kita pernah melihatnya entah dimana, atau mungkin sewaktu kecil kita di ajak orang tua menonton tv ada orang gila mengejar-ngejar orang lain.

Oleh karena itu, jika memiliki bayi maka isilah memori alam bawah sadar dengan kebaikan-kebaikan dan jauhkan dari ucapan atau tayangan yang menakutkan. Bisa juga selalu mendengarkan musik siapa tahu nanti menjadi musisi, atau biasakan mendengar Al-Qur’an siapa tahu menjadi orang besar dalam agamanya. Karena memori akan terekam dan tersimpan maka berhati-hatilah saat melakukan adegan dewasa, sebaikan sang anak tidak tahu.

Kembali kemasalah mimpi ular. Seperti yang kita ketahui, cinta biasanya dilambangkan dengan hati sesuatu yang tidak menakutkan, tetapi kenapa jodoh bisa perlambang ular yang sangat menakutkan baik di alam nyata maupun alam mimpi. Padahal ular itu identik wujud jin yang berbentuk binatang.

Beberapa tahun lalu masih hangat di benak ingatan kita bahwa di daerah sumatera utara ada seorang gadis kembang desa yang berubah menjadi nenek-nenek. konon perubahan ini menimpanya setelah mimpi dikejar ular raksasa.Menurut kepercayaan yang beredar saat itu bahwa ular itu adalah tenun yang dikirim oleh orang yang tidak menyukainya.

seperti yang kita rasakan, mimpi ular adalah mimpi yang menakutkan, tiada yang mengenakkan jadi sangat sulit diterima apabila mimpi ular dijadikan sebagai patokan datangnya jodoh.

Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam telah membagi mimpi menjadi tiga bagian, sebagaimana diriwayatkan dari ‘Auf bin Malik dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, beliau bersabda: “Sesungguhnya mimpi itu ada tiga macam, diantaranya mimpi-mimpi buruk yang menakutkan yang datang dari setan untuk membuat sedih anak Adam, diantaranya pula perkara yang menggelisahkan seseorang ketika terjaga kemudian terbawa dalam mimpinya, dan diantaranya pula satu bagian dari empat puluh enam bagian kenabian.” (HR. Ibnu Abi Syaibah dan Ibnu Majah dan yang lainnya, hadits shahih)

jadi, mimpi buruk yang membuat itu datangnya dari setan, membuat kita gelisah, membuat kita takut supaya menjadi kufur. sehingga saat mimpi buruk memintalah perlindungan pada-Nya.

Adapun lagi mimpi yang merupakan kegelisahan sebelum tidur. mungkin ada masalah yang menguras pikiran dan terbawa sampai mimpi disamping itu hanya bunga tidur.

Sedangkan mimpi yang baik serta tanda-tanda akan suatu kejadian yang terjadi, itu merupakan Permberian Tuhan.Tetapi setan juga bisa menyamar menjadi orang alim dan menyesatkan manusia di dalam mimpi. Jika yang datang ke mimpi kita adalah petunjuk dari Allah SWT maka tidak akan menyuruh kita berbuat dosa, Sedang jika setan yang melakukan tipu daya, semisal “hai fulan, ilmumu sudah diatas orang biasa kamu sudah alim dibawah tingkatan nabi dan diatas tingkatan manusia, maka kamu tidak perlu sholat secara lahir tetapi hanya sholat batin saja sudah cukup.

Mimpi adalah prihal misteri, sedang penafsiran mimpi hanya dimiliki oleh orang-orang terpilih. Apabila menemui mimpi buruk lebih baik jangan diceritakan karena apabila yang mendengar bukan ahlinya dan disimpulkan jangan-jangan begini, jangan-jangan begitu, hanya kegelisahan yang didapat tanpa jawaban yang pasti maka lebih baik meminta perlindungan pada-Nya.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Kekecewaan Penyumbang Pakaian Bekas di …

Elde | | 25 October 2014 | 12:30

Rafting Tidak Harus Bisa Berenang …

Hajis Sepurokhim | | 25 October 2014 | 11:54

10 Tanggapan Kompasianer Terhadap Pernikahan …

Kompasiana | | 25 October 2014 | 15:53

Dukkha …

Himawan Pradipta | | 25 October 2014 | 13:20

Ayo, Tunjukkan Aksimu untuk Indonesia! …

Kompasiana | | 09 September 2014 | 16:24


TRENDING ARTICLES

Jokowi Bentuk Kabinet Senin dan Pembicaraan …

Ninoy N Karundeng | 8 jam lalu

Kursi Gubernur Ahok dan Ambisi Mantan Napi …

Zulfikar Akbar | 13 jam lalu

Jangan Musuhi TVOne, Saya Suka Tendangan …

Erwin Alwazir | 14 jam lalu

Jokowi Ajak Sakit-sakit Dulu, Mulai dari …

Rahmad Agus Koto | 14 jam lalu

Gayatri, Mahir Belasan Bahasa? …

Aditya Halim | 18 jam lalu


HIGHLIGHT

Resep Kerupuk Seblak Kuah …

Dina Purnama Sari | 8 jam lalu

“Sakitnya Tuwh di Sini, di …

Handarbeni Hambegja... | 8 jam lalu

Kabinet Stabilo …

Gunawan Wibisono | 8 jam lalu

Sofyan Djalil dan Konsep yang Belum Tuntas …

Edy Mulyadi | 8 jam lalu

Dikelilingi Nenek-nenek Modis di Seoul, …

Posma Siahaan | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: