Back to Kompasiana
Artikel

Muda

Cryobi

Please keep peace in Aceh

Kisah Perjaka Bernama KPK dan Perawan Kasus Besar

OPINI | 17 January 2012 | 16:21 Dibaca: 478   Komentar: 0   0

Alkisah di negeri Auto Pilot telah terpilih seorang perjaka bernama KPK, tugas perjaka ini adalah untuk menghamili perawan2 yang tergabung dalam klub kasus besar. Konon di negeri Auto Pilot belum ada yang bisa menjamah mencium bahkan menghamili perawan2 ini.

Setelah dipilih oleh wakil-wakil rakyat Auto Pilot dari beberapa calon perjaka seantero negeri, pemuda bernama KPK ini pun menempati rumah barunya dan dinikahkan dengan para perawan. Seluruh rakyat Auto Pilot bersuka cita dan menunggu kabar dari KPK.

Dari dayang-dayang para perawan rakyat sudah mendengar cerita bagaimana cara menaklukkan dan menghamili para perawan ini, tapi belum ada tanda-tanda salah satu perawan dari klub kasus besar mulai dijamah apalagi dihamili oleh KPK.

Rakyat gundah dan mulai menilai KPK adalah perjaka yang impoten dengan tidak bisa menghamili seorang perawan. kamsepay !!! teriak rakyat.

Rakyat juga mulai curiga wakil rakyat yang memilihnya dulu tidak melakukan fit and proper test dengan baik termasuk memeriksa apakah KPK punya penyakit kelamin atau bisa masuk angin sehingga tidak fit.

Kasak kusuk terdengar bahwa KPK mungkin menunda kehamilan para perawan sampai 2014. Menunda kehamilan sih nggak ada salahnya tapi rakyat tidak sabar menunggu seseorang membuat para perawan-perawan itu bunting dan melahirkan.

Rakyat takut nanti di 2014 ternyata KPK berpoligami dan perawan-perawan itu tidak akan pernah hamil bahkan akhirnya menjadi perawan2 tua,istri2 tua dan akhirnya mati.

Atau apakah KPK ternyata hanya memerawani dan menghamili para dayang2 para perawan dan tidak akan menyentuh, memerawani apalagi menghamili para perawan?

Jangan sampai rakyat marah dan menghakimi KPK bukanlah seorang perjaka tapi tak lebih dari seorang kasim yang tunduk pada political will yang pemilihnya.

KPK akhirnya angkat bicara segera akan ada perawan yang hamil dan Presiden sendiri bilang system sedang berjalan.

Rakyat Auto Pilot pun auto mangut2, auto maklum dan auto lupa.

Tags: auto pilot kpk

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Perpu Pilkada Adalah Langkah Keliru, Ini …

Rolas Jakson | | 01 October 2014 | 10:25

3 Kesamaan Demonstrasi Hongkong dan UU …

Hanny Setiawan | | 30 September 2014 | 23:56

Punya Ulasan Seputar Kependudukan? Ikuti …

Kompasiana | | 01 October 2014 | 10:29

Kompasiana “Mengeroyok” Band Geisha …

Syaiful W. Harahap | | 01 October 2014 | 11:04

Ikuti Blog Competition “Aku dan …

Kompasiana | | 30 September 2014 | 20:15


TRENDING ARTICLES

Tanpa Ibra, PSG Permalukan Barca …

Mike Reyssent | 5 jam lalu

Benefit of Doubt: Perpu dari SBY …

Budiman Tanjung | 7 jam lalu

Masalah Pilkada: Jangan Permainkan UU! …

Jimmy Haryanto | 7 jam lalu

Beraninya Kader PAN Usul Pilpres oleh MPR, …

Sahroha Lumbanraja | 8 jam lalu

Guru Pukul Siswa, Gejala Bunglonisasi …

Erwin Alwazir | 14 jam lalu


HIGHLIGHT

Daffa (2thn) Atlit Cilik Taekwondo …

Muhammad Samin | 7 jam lalu

Fatimah Hutabarat, Derita di Penjara …

Leonardo | 8 jam lalu

Anak Muda Haruskah Dipaksa? …

Majawati Oen | 8 jam lalu

Gigi berlubang Pada Balita …

Max Andrew Ohandi | 8 jam lalu

Sosialisasi Khas Warung Kopi …

Ade Novit | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: