Back to Kompasiana
Artikel

Muda

Cryobi

Please keep peace in Aceh

Dilema Pemain Sepakbola (Karyawan)

OPINI | 12 May 2011 | 11:28 Dibaca: 186   Komentar: 0   0

Bayangkan Anda adalah seorang pemain sepakbola yang sudah sekian lama bermain sebagai pemain antar kampung (tarkam). Tak disangka setelah sekian lama melintang di arena tarkam anda mendapat kesempatan untuk seleksi pemain sebuah klub sepakbola pro dan kebetulan sekali anda beruntung lulus seleksi dan menjadi pemain pro (sesuatu yang anda idamkan tentunya + peningkatan penghasilan)

Anda memulai pengalaman anda menjadi pemain pro dan sempat pindah klub beberapa kali.
Nah di klub Anda saat ini pelatih setelah melihat beberapa pertandingan mengganggap permainan Anda tidak sesuai dengan irama permainan tim. Pelatih mulai meragukan kemampuan Anda untuk membela tim dan kemampuan skill anda sebagai seorang pemain pro bahkan Anda ditawarkan untuk masuk bursa transfer musim ini atau kembali menjadi pemain tarkam.

Nah sebagai pemain pro anda dihadapkan untuk memilih beberapa pilihan yang mungkin dapat anda ambil :

1. Tetap bermain untuk klub yang Anda bela saat ini sambil terus mengasah skill Anda.
2. Menerima tawaran pelatih untuk masuk bursa transfer pemain musim ini
3. Mulai memacari agent sepakbola wanita (or pria?) agar Anda dapat dapat bermain di klub pro lainnya.
4. Kembali menjadi pemain tarkam or
5. Anda gantung sepatu sebagai pemain sepakbola

Apa pilihan Anda dan alasan apa Anda memilihnya ?

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Pengalaman Masa Kecil Membuat Ahok Jadi …

Hendra Wardhana | | 23 November 2014 | 22:44

Pungutan di Sekolah: Komite Sekolah Punya …

Herlina Butar-butar | | 23 November 2014 | 22:08

Menikmati Kompasianival 2014 Lewat Live …

Gaganawati | | 23 November 2014 | 06:26

Saliman, Buruh Biasa yang Cepat Tangkap …

Topik Irawan | | 23 November 2014 | 16:44

Maksimalkan Potensi Diri dan Gerak Lebih …

Kompasiana | | 21 November 2014 | 12:11


TRENDING ARTICLES

Menampar SBY dengan Kebijakan Jokowi …

Sowi Muhammad | 13 jam lalu

Dengan Interpelasi, Jokowi Tidak Bisa …

Ibnu Purna | 13 jam lalu

Rangkuman Liputan Acara Kompasianival Akbar …

Tjiptadinata Effend... | 13 jam lalu

Kenaikan Harga BBM, Pandangan di Kalangan …

Indartomatnur | 14 jam lalu

Pak Jokowi Rasa Surya Paloh …

Bedjo Slamet | 18 jam lalu


HIGHLIGHT

Donor Darah di Perancis …

Bayu Teguh | 11 jam lalu

Baru 24 Tahun, Sudah Dua Kali Juara Dunia! …

Jimmy Haryanto | 11 jam lalu

Momentum Pencabutan Subsidi BBM, Memicu Dua …

Dwi Hartanto | 12 jam lalu

Mitos-mitos Seputar Kenaikan Harga BBM …

Axtea 99 | 12 jam lalu

Menggali Potensi Diri dengan Travelling …

Detha Arya Tifada | 13 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: