Back to Kompasiana
Artikel

Muda

Cryobi

Please keep peace in Aceh

Dilema Pemain Sepakbola (Karyawan)

OPINI | 12 May 2011 | 11:28 Dibaca: 187   Komentar: 0   0

Bayangkan Anda adalah seorang pemain sepakbola yang sudah sekian lama bermain sebagai pemain antar kampung (tarkam). Tak disangka setelah sekian lama melintang di arena tarkam anda mendapat kesempatan untuk seleksi pemain sebuah klub sepakbola pro dan kebetulan sekali anda beruntung lulus seleksi dan menjadi pemain pro (sesuatu yang anda idamkan tentunya + peningkatan penghasilan)

Anda memulai pengalaman anda menjadi pemain pro dan sempat pindah klub beberapa kali.
Nah di klub Anda saat ini pelatih setelah melihat beberapa pertandingan mengganggap permainan Anda tidak sesuai dengan irama permainan tim. Pelatih mulai meragukan kemampuan Anda untuk membela tim dan kemampuan skill anda sebagai seorang pemain pro bahkan Anda ditawarkan untuk masuk bursa transfer musim ini atau kembali menjadi pemain tarkam.

Nah sebagai pemain pro anda dihadapkan untuk memilih beberapa pilihan yang mungkin dapat anda ambil :

1. Tetap bermain untuk klub yang Anda bela saat ini sambil terus mengasah skill Anda.
2. Menerima tawaran pelatih untuk masuk bursa transfer pemain musim ini
3. Mulai memacari agent sepakbola wanita (or pria?) agar Anda dapat dapat bermain di klub pro lainnya.
4. Kembali menjadi pemain tarkam or
5. Anda gantung sepatu sebagai pemain sepakbola

Apa pilihan Anda dan alasan apa Anda memilihnya ?

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Manado Menuju Kota Cerdas Lingkungan Hidup …

Johanis Malingkas | | 27 April 2015 | 14:53

Lagi, Aktor “The Raid” Go …

Dody Kasman | | 27 April 2015 | 15:09

Mari Lestarikan Air Bersama AQUA! …

Kompasiana | | 10 April 2015 | 19:03

Pemindahan Ibukota Jakarta : Belajar dari …

Hardian Relly | | 27 April 2015 | 11:00

Kompasiana dan Kompas Kampus Sambangi 5 …

Kompasiana | | 06 March 2015 | 08:32


TRENDING ARTICLES

Anggun Minta Pembatalan Eksekusi Mati, Siapa …

Lilik Agus Purwanto | 7 jam lalu

X Factor Indonesia dan Runtuhnya Sebuah …

Andi Kurniawan | 9 jam lalu

Politik Luar Negeri Presiden Jokowi Menggila …

Imam Kodri | 12 jam lalu

Harga Rakyat Indonesia Lebih Rendah dari …

Susy Haryawan | 12 jam lalu

Sekarang Saja, 50 Orang Mati Tiap Hari, …

Mike Reyssent | 13 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: