Back to Kompasiana
Artikel

Muda

Tetap Tersenyum Kawan

OPINI | 07 April 2011 | 14:56 Dibaca: 950   Komentar: 57   8

Tetap tersenyum kawan
Walau hidup itu berat untukmu
Nikmatilah hidup ini kawan
Karena kuyakin kau kuat memikulnya

Proses dalam hidup ini pasti sakit kawan
Seperti kita lahir di dunia ini
Apa jadinya jika ibu kita jika tak mampu melewatinya
Kita tak kan ada bukan

Bagaimana mungkin kau bisa merasakan manis
Jika tidak pernah merasakan pahit
Janganlah resah bila hidupmu dalam kepahitan
Berusahalah, sebab nanti kau akan merasakan manisnya hidup

Kita boleh dibilang sampah, miskin serta kotor
Dibilang tolol dan bodoh sekalipun
Tetaplah  tersenyum
Sebab itu proses kita kawan… untuk menjadi manusia
Tapi satu hal yang perlu diingat kawan
Janganlah kita malas, sebab itu kebodohan yang sesungguhnya

Bukan aku mengguruimu kawan…bukan
Sebab aku dan kau berteman untuk belajar
Belajar bersama melewati proses
Karena kita tahu
Dikehidupan nyata kita , proses itu lebih berat

Bersyukurlah atas hidup ini kawan, apapun itu…
Terkadang kita hanya bersyukur atas nikmat Nya
Kita lupa bersyukur atas cobaan Nya.
Kita malah kecewa, marah dan merasa tak adil atas ujianNya
Bukankah keduanya adalah karunia

Kita dilemahkan untuk menjadi kuat
Dan ada proses untuk itu
Jadi tetaplah tersenyum kawan
Tunjukkan senyummu pada dunia

130214451789117844

biar susah tetap senyum

****

Untuk kawan kawan ku yang aku cintai
Di Kompasiana dan dunia nyata
Terima kasih semua

Salam

Elang

Tags: puisi rolex

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Keluar Negeri? Isilah Formulir Ebola untuk …

Tjiptadinata Effend... | | 05 March 2015 | 09:17

Masih Adakah Suami Bervisi Surga? …

Cahyadi Takariawan | | 05 March 2015 | 08:05

Menakar Kesadaran Etis Ahok …

Efron Dwi Poyo | | 05 March 2015 | 08:03

Lika-liku Mencari ART …

Ariyani Na | | 04 March 2015 | 19:03

Daftar dan Tonton KompasianaTV di …

Kompasiana | | 13 February 2015 | 14:17


TRENDING ARTICLES

Perbedaan Negara Bekas Jajahan Belanda …

Rudi Hartono | 5 jam lalu

Coretan Tangan Ahok: “Pemahaman Nenek …

Edi Abdullah | 5 jam lalu

Horree! Indonesia Punya Polisi Terjujur …

Anton Kapitan | 7 jam lalu

Ekuivokasi di Sekitar Kisruh Ahok-DPRD …

Nararya | 11 jam lalu

Ahok Vs. M. Taufik dan Kutukan Kulminasi …

Ninoy N Karundeng | 12 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: