Back to Kompasiana
Artikel

Muda

Asep Hamdan

Anda bisa mengenali saya lewat tulisan-tulisan saya. Itupun kalau anda sudi membaca. Terima kasih.

Jam Berapa Sekarang?

OPINI | 15 September 2010 | 17:06 via Mobile Web Dibaca: 1500   Komentar: 3   0

”Jam berapa sekarang?”

Masih teringat suara ibuku saat berkata demikian. Menyindir aku yang sampai larut malam masih asyik nonton tv. Tak mau dia, bila aku kesiangan sholat Subuh cuma gara-gara begadang nonton tv sampai suntuk.

”jam berapa sekarang?”
kata ibu lagi. Waktu aku mau maksain pergi ke kota diwaktu senja.

Tak mau dia, bila aku kemalaman di jalan. Tapi aku tak hiraukan, karena besoknya aku harus ke sekolah pagi-pagi.

Bahkan, kalimat ”jam berapa sekarang?” selalu ibu ucapkan jika aku tak menghiraukan waktu sholat.

Kalimat itu, tak kudengar lagi. Sebuah jalan pengembaraan telah kupilih. Meninggalkan rumah untuk belajar mandiri.

Kepulauan Riau, inilah, tempat yang tak terbayangkan sebelumnya akan kupijaki.

Jam berapa sekarang? Aku belum lihat jam. Baru pulang kerja, jam segini?
Dalam hati : ”gila, ngejar dunia, malam jadi siang, tapi siang tetap siang”

Malam yang sunyi, sedang apa ya keluargaku? (sedang tidur goblok!)

Ah, apa yang membuat aku bisa bertahan disini? Hanya mimpi. Semua pekerjaan ini, mengapa harus untukku? Aku terlalu kecil untuk ini, badanku, otakku, dan kemampuanku.

Jam berapa sekarang?
Baru jam 00.00 waktu setempat.
Apa masih ada kompasianer yang belum tidur? Atau tidak bisa tidur?

Admin udah pada tidur ya?

Di Jerman jam berapa sekarang? Tempat itu, oh tempat itu,

This note just a lullaby before I ”go”

Selamat malam,

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Kisah Rigby dan The Beatles …

Ekmal Medan | | 30 March 2015 | 23:44

Diskotik, Tempat Hiburan Mahasiswa Apatis …

Aditya Prahara | | 30 March 2015 | 20:40

[AMBON] Jelajah Non Tunai bersama Bank …

Kompasiana | | 17 March 2015 | 16:27

Mengapa Media-media Islam Perlu Diblokir? …

Ismail Amin | | 31 March 2015 | 04:25

Menteri Khofifah, Rokok dan Masyarakat …

Aldy M. Aripin | | 31 March 2015 | 01:17


TRENDING ARTICLES

Tak Ada Istri yang Tak Retak …

Cahyadi Takariawan | 4 jam lalu

Netizen Melawan Pemblokiran Situs Islam …

Fatih Mujahid | 10 jam lalu

Jokowi di Kudeta, Mungkinkah? Sebuah Ramalan …

Mj Titen | 10 jam lalu

Jenderal Moeldoko Bakal Maju …

Agus Supriyatna | 11 jam lalu

Perang Yaman, Perseteruan Suni VS Syiah, …

Imam Kodri | 14 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: