Back to Kompasiana
Artikel

Muda

Asep Hamdan

Tuhan memberi saya skenario, Saya berperan seperti apa yang diarahkan, orang lain mengomentari akting saya. By selengkapnya

Jam Berapa Sekarang?

OPINI | 15 September 2010 | 17:06 via Mobile Web Dibaca: 1497   Komentar: 3   0

”Jam berapa sekarang?”

Masih teringat suara ibuku saat berkata demikian. Menyindir aku yang sampai larut malam masih asyik nonton tv. Tak mau dia, bila aku kesiangan sholat Subuh cuma gara-gara begadang nonton tv sampai suntuk.

”jam berapa sekarang?”
kata ibu lagi. Waktu aku mau maksain pergi ke kota diwaktu senja.

Tak mau dia, bila aku kemalaman di jalan. Tapi aku tak hiraukan, karena besoknya aku harus ke sekolah pagi-pagi.

Bahkan, kalimat ”jam berapa sekarang?” selalu ibu ucapkan jika aku tak menghiraukan waktu sholat.

Kalimat itu, tak kudengar lagi. Sebuah jalan pengembaraan telah kupilih. Meninggalkan rumah untuk belajar mandiri.

Kepulauan Riau, inilah, tempat yang tak terbayangkan sebelumnya akan kupijaki.

Jam berapa sekarang? Aku belum lihat jam. Baru pulang kerja, jam segini?
Dalam hati : ”gila, ngejar dunia, malam jadi siang, tapi siang tetap siang”

Malam yang sunyi, sedang apa ya keluargaku? (sedang tidur goblok!)

Ah, apa yang membuat aku bisa bertahan disini? Hanya mimpi. Semua pekerjaan ini, mengapa harus untukku? Aku terlalu kecil untuk ini, badanku, otakku, dan kemampuanku.

Jam berapa sekarang?
Baru jam 00.00 waktu setempat.
Apa masih ada kompasianer yang belum tidur? Atau tidak bisa tidur?

Admin udah pada tidur ya?

Di Jerman jam berapa sekarang? Tempat itu, oh tempat itu,

This note just a lullaby before I ”go”

Selamat malam,

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Hari Pusaka Dunia, Menghargai Warisan …

Puri Areta | | 19 April 2014 | 13:14

Pengakuan Mantan Murid JIS: Beberapa Guru …

Ilyani Sudardjat | | 19 April 2014 | 20:37

Kompas adalah Penunjuk Arah, Bukan Komando …

Dita Widodo | | 19 April 2014 | 21:41

Sepotong Senja di Masjid Suleeyman yang …

Rumahkayu | | 19 April 2014 | 10:05

Kompasianer Mengawal Pemilu 2014 …

Kompasiana | | 09 April 2014 | 04:17


Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: